-->

8 Cara Merawat Burung Murai Batu Agar Rajin Bunyi (Gacor!) + Video

Cara merawat burung murai batu agar rajin bunyi gacor

Burung Murai Batu merupakan salah satu jenis burung kicau paling banyak diminati. 

Bagi Anda yang sudah mempunyai burung cantik ini, tutorial cara merawat burung murai batu agar rajin bunyi atau gacor wajib Anda ketahui.

Layaknya burung kicau lainnya, setiap burung Murai Batu memiliki tipe karakter yang berbeda-beda, seperti tipe petarung, tipe tidak mudah stress, tipe tidak mau kalah, tipe mudah beradaptasi hingga tipe yang cepat naik birahi.

Oleh karena itu, Anda harus mengetahui seperti apa karakteristik burung Murai Batu yang dirawat terlebih dahulu.

Sehingga intensitas pemberian pakan Extra Fooding hingga penjemuran bisa disesuaikan jenis karakteristik burung Murai Batu tersebut.

Bahkan perawatan pada burung Murai Batu muda (trotol), dewasa dan tua tentunya juga pasti berbeda.

Adapun standar perawatan harian untuk Murai Batu dewasa agar rajin bunyi atau gacor adalah sebagai berikut.

Cara Merawat Burung Murai Batu Agar Rajin Bunyi dan Gacor



Rutinitas perawatan burung Murai Batu yang benar dan tepat akan membuat burung Murai lebih sering berkicau (gacor).

Berikut cara merawat burung Murai Batu dengan baik dan benar.

1. Melakukan Pengembunan

Cara merawat burung murai batu agar rajin bunyi gacor

Pada rutinitas perawatan yang pertama adalah melakukan pengembunan pada burung Murai Batu.

Pengembunan paling tepat dilakukan setelah subuh hingga jam 7 pagi dengan cara menggantung sangkar di lokasi yang berhadapan langsung dengan langit terbuka.

Pengembunan sangat penting, karena dengan cara ini burung akan merasakan suasana alam bebas sehingga merangsang Murai Batu untuk berkicau setiap hari.

2. Melakukan Penjemuran Pada Murai Batu


Setiap burung memerlukan penjemuran, karena sinar matahari pagi sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan performa burung.

Penjemuran bisa dilakukan setiap hari kecuali pada kondisi hujan.

Durasi penjemuran Murai Batu berbeda-beda sesuai karakteristik burung tersebut, ada yang harus dijemur hanya beberapa menit hingga setengah jam.

Oleh karena itu, Anda harus selalu mengamati tingkah burung pada saat dijemur untuk menentukan durasi penjemuran yang pas.

Jika burung terlihat gelisah dan tidak nyaman, segera pindahkan burung ke tempat teduh.

3. Mandikan Burung Murai Batu

Cara merawat burung murai batu agar rajin bunyi gacor

Pada dasarnya burung Murai Batu di alam liar sangat menyukai aktivitas mandi, sehingga rutin lah memandikan burung Murai Batu Anda.

Pemandian pun harus disesuaikan dengan karakter burung, ada burung Murai Batu yang menyukai waktu mandi di pagi hari, siang hari, sore hari bahkan malam hari.

Frekuensi mandi pada setiap burung Murai Batu juga berbeda-beda sesuai kemauan burung, ada yang setiap hari, ada yang selang 2 hari sekali dan 3 hari sekali.

Perlu Anda ketahui jika cara mandi burung Murai Batu bukan di semprot menggunakan air, namun menggunakan keramba burung yang telah terisi air.

Jadi Anda hanya perlu memasukkan Murai Batu ke keramba agar burung mandi dengan leluasa.

4. Memberikan Extra Fooding (EF)

Cara merawat burung murai batu agar rajin bunyi gacor

Selain voer, Extra Fooding merupakan pakan alami untuk mendongkrak stamina, menjaga kesehatan dan meningkatkan performa burung.

Adapun pemberian Extra Fooding berupa jangkrik bisa dilakukan pada pagi dan sore hari.

Jumlah jangkrik yang diberikan pun harus menyesuaikan dengan kemauan dan karakter burung, namun rata-rata 5 ekor jangkrik per hari sudah cukup.

5. Memberikan Extra Fooding Tambahan Berupa Kroto

Cara merawat burung murai batu agar rajin bunyi gacor

Lalu untuk Extra Fooding tambahan berupa kroto, ada beberapa karakter burung Murai Batu yang membutuhkan kroto agar bisa rajin bunyi atau gacor.

Namun ada juga burung Murai yang menginginkan satu cepuk kroto setiap hari atau 3 hari sekali, sehingga Anda harus selalu mengamati karakteristik dan kemauan burung peliharaan Anda.

6. Pengumbaran Burung

Cara merawat burung murai batu agar rajin bunyi gacor

Pengumbaran merupakan salah satu metode olah fisik burung untuk membuat Murai Batu lebih sehat, lebih energik dan menstabilkan birahi.

Untuk intensitas dan durasi pengumbaran juga harus menyesuaikan dengan karakter burung.

Sebagai awalan, kita bisa melakukan pengumbaran burung seminggu sekali lalu perhatikan bagaimana perilaku burung dan efek yang didapat.

Sehingga kita bisa mendapatkan settingan intensitas pengumbaran yang tepat pada burung Murai Batu.

7. Konsistensi


Setelah mendapatkan pola perawatan yang tepat, Anda harus konsisten dalam mengatur jenis pakan voer burung, durasi dan waktu pemandian, intensitas pemberian extra fooding, frekuensi pengumbaran, lama penjemuran dan pengembunan.

Pastikan Anda konsisten menggunakan merk dan jenis voer yang sama pada burung Murai Batu, karena jika jenis voer berubah-ubah setiap harinya, maka performa burung pun akan menurun.

8. Menjaga Kebersihan Kandang

Cara merawat burung murai batu agar rajin bunyi gacor

Layaknya manusia, burung Murai Batu akan stress dan tidak nyaman jika tempat tinggalnya kotor.

Oleh karena itu, rajinlah membersihkan kandang burung Murai Batu setiap hari agar burung merasa nyaman sehingga merangsangnya untuk sering berkicau.

Pastikan juga agar kandang senantiasa dalam keadaan kering, karena jika kandang lembab maka akan memicu munculnya sumber bakteri dan penyakit bagi burung Murai Batu.

Berbagai cara merawat burung Murai Batu agar rajin bunyi (gacor) di atas kiranya bisa bermanfaat bagi para penikmat kicauan burung.

Sedangkan untuk cara merawat burung Murai Batu mabung, perawatan burung Murai Batu tua, setingan rawatan sebelum lomba dan perawatan murai trotol umur 2 bulan, akan kami bahas pada artikel berikutnya, terimakasih.

0 Response to "8 Cara Merawat Burung Murai Batu Agar Rajin Bunyi (Gacor!) + Video"

Posting Komentar

Berdiskusi Dan Berkomentarlah Dengan Sopan Dan Santuy! :).

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel